Mobile Marketing

Tips Jitu Membangun Mobile Marketing

Saat tahun 2014 ada laporan tentang dunia pesan teks atau SMS, semenjak adanya aplikasi pengirim pesan instans seperti WhatsApp dan aplikasi foto instan seperti Snapchat, pesan teks atau SMS mulai menurun angka penggunannya. Semenjak ada aplikasi seperti itu, tujuh miliar orang sudah beralih dari pesan teks atau SMS kepada aplikasi instan. Sedangkan aplikasi instan makin hari makin mengalami kenaikan penggunannya. Jadi tak heran sekarang banyak orang memegang smartphone, karena mereka mempunyai akses ke smartphone mereka selama 24 jam sehari.

Penggunaan Smartphone naik tajam dan diberitakan jika lima miliar orang bakal memiliki akses dari ponsel di 2017.  banyak sekali faktor berpendapat tak banyak perbedaan aplikasi yang masyarakat gunakan selama mereka mempergunakan ponsel? Jelas saja orang barangkali banyak mempergunakan aplikasi semacam WhatsApp dan Snapchat di smartphone mereka. Mereka mempunyai akses ke ponsel 24 jam dalam sehari, tujuh hari seminggu dan masyarakat masih mendapat pemberitahuan bila mereka mendapat SMS.

Kesimpulannya pemakai Smartphone masih dapat menerima SMS bukan? Ya, 97% orang tetap membuka SMS dan walaupun jumlah orang yang memakai layanan SMS sudah menurun, Deloitte melaporkan sekurang-kurangnya ada 145 miliar tetap menggunakan SMS. Statistik ini tak menunjukkan kemerosotan tuk mobile marketing. Yang betul adalah smartphone tak hanya seefektif itu saat ini bahkan lebih banyak pengaruh. Lebih banyak sekali orang mempergunakan smartphone dan hampir semuanya membuka layanan pesan.

Apakah mobile marketing masih mendapatkan hasil?

Google menganjurkan pebisnis tuk mengoptimalkan pelayanan mereka terhadap perangkat smartphone di tahun 2013 lantaran smartphone bakal mendominasi di tahun 2014. Pengguna lebih dominan tuk melakukan belanja di internet dari perangkat smartphone mereka, hingga pesan teks marketing merupakan cara brilian tuk memberikan pesan secara menawarkan juga waktu respon yang seketika ke ponsel, bisa jadi akan berpengaruh terhadap penjualan besar-besaran. Berikutnya penelitian belum lama ini pun melaporkan bahwa 70% klien betul-betul menyambut baik iklan SMS. Dengan itu ketajaman tuk menerima tawaran sales lebih memungkinkan bahwa mobile marketing menjadi pemimpin yang bakal mendapatkan konversi.

Bagaimana dengan e-mail, apakah mati?

E-mail pun ialah layanan marketing populer tapi bila disandingkan dengan SMS, cuma 22% benar-benar orang datang tuk membuka e-mail. Walaupun orang bisa mengakses e-mail di Smartphone, cuma 34% yang menggunakan pelayanan e-mail di ponsel. Dalam kisaran waktu tuk menanggapi pesan SMS ialah 90 detik sementara dengan e-mail waktu respon antara lain 90 menit. Ada perbedaan berarti dan masih mobile marketing merupakan favorit tuk menjangkau visitor Kalian. Mobile marketing utama saat ini dan bisnis harus melompat terhadap teks SMS bila mereka mau mencapai promosi yang efektif di tahun 2014 hingga 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published.